01 November 2012

Sahabat Tak Bersahabat



Sepintas kuyakin sahabat itu bersimpati dan berempati
tapi berbeda dengan yang kurasa
tak dinyana hatiku benar-benar berdarah.

Apa salahku?
Haruskah aku saja mengerti dirimu?
Tegakah dirimu hanya menikmati manis dariku?
Setelah tak perlu dicampakkan.

Sahabat, aku tak berharap banyak darimu.
Janganlah bertindak buruk bagiku.
Sadarlah, sahabat!

Bayangkan, bagaimana orang lain mencampakkanmu seperti engkau buat padaku,
tentu hatimu akan terluka.
Sakit, kan...?
Engkau tak tenang tidur.

Sahabat, tapi tak bersahabat!
Engkau menganggapku sahabat,
tapi jiwamu tak bersahabat.

Sahabat, jangan salahkan aku ya,
bila nanti Tuhan marah padamu.
Sahabat, bersahabatlah!
_____________________________
Tarutung, 01 Nopember 2012
Oleh : B. Marada Hutagalung
N.B. : Puisi ini terinspirasi dari teman saya yang hatinya disakiti oleh sahabatnya.

29 Juli 2012

Terima Kasih Cinta


Bagaikan mimpi indah bagiku,
kehadiranmu dalam hidupku
Bagai tak nyata keberadaanmu
membuatku takjub dan heran.

Oh indahnya
kehadiranmu dalam hidupku
engkau t'lah nyatakan
kasihmu untuk diriku
kau bukanlah sekedar
bintang dan berlianku
engkaulah berkatku
sukacita dan bahagiaku
Terima kasih, terima kasih
terima kasih cinta.
________________________
Tarutung, 29 Juli 2012
oleh : B. Marada Hutagalung


Catatan :
Puisi ini adalah sebuah lagu yang diciptakan oleh B. Marada Hutagalung, lagunya ada di http://maradagv.blogspot.com/2012/08/terima-kasih-cinta.html

Video :
 

15 Juni 2012

Cerita Baru Yang Hilang

Cerita lama telah selesai kutulis,
lanjut cerita baru,
cerita yang kutulis saat melaju baru.

Hari pertama kusiapkan kertas,
lalu kulukis rangkaian kata,
beberapa alinea telah selesai.

"Ceritamu bagus", kata sang penerbit.
"Lalu bagaimana, pak?" Tanyaku.
Seperti susah dijawab : "Lanjutkan!"

Hari berikutnya, bab per bab hampir selesai,
benar-benar cerita indah kugambarkan,
dan akhirnya selesai.

Dengan semangat aku membawanya ke penerbit,
diterima, dan berkata : "Sabar ya, akan kami proses!"
Aku sabar menunggu.

Jantungku berdebar-debar menunggu jawaban mereka.
Aku merasa yakin cerita baru akan terbit.
Aku berdoa dengan penuh harap.

Ternyata diluar dugaan : "Maaf pak, kami tak dapatkan menerbitkannya!"
Mereka tak menyimpan cerita itu lagi,
tak tahu entah di mana.

Jilid kedua telah kusiapkan,
tapi tak guna karena yang pertama telah hilang,
mungkin dibuang karena tak layak,
aku tak punya salinan.

Haruskah kutulis ulang cerita itu?
Buat apa jilid kedua, ketiga bila tak ada yang pertama.
Sejenak aku merenung dulu.
________________________
Tarutung, 15 Juni 2012
oleh : B. Marada Hutagalung

Melati Berduri

Oh melati berduri...
Sejak kapan dirimu berduri...
Apakah kamu ingin seperti mawar berduri?

Oh tidak boleh...!
Nanti mawar marah...!
Nanti mawar sedih...!

Mawar, maafin melati ya?
Dia tidak tahu apa yg diperbuatnya.
Ampunilah dia!

____________________________
Tarutung, 15 Juni 2012
Oleh : B. Marada Hutagalung

14 Juni 2012

Janganlah Hanya Menunggu


Haruslah ada harapan,
berkhusyuk dengan doa.
Haruslah ada kesabaran.

Buktikan dengan tindakan,
jalankan dengan pengorbanan.
Jangan takut dan menyerah.

Bila ingin menang, siaplah kalah!
Jangan paksakan untuk berhasil.
Tenangkan jiwa untuk hari yang indah.

Di awal boleh menunggu,
di kemudian majulah.
Jalankanlah komitmen.

Jangan menunggu,
bergeraklah ke tujuan,
Satukan jiwa dan raga.

Jangan tunggu semakin jauh,
mendekatlah ke arah itu,
tangkaplah mimpi itu.

Jangan tunggu menghilang,
sesal tak ada guna,
menangis sia-sia.

Sasaran tak berhasil,
yang lain masih ada,
mungkin lebih indah.

Janganlah hanya menunggu,
bertindak, bertindak dan bertindaklah.
Cari, cari dan carilah!
_____________________________________
Tarutung,  14 Juni 2012
Oleh : B. Marada Hutagalung

08 Juni 2012

Gagal Meraih

Aku gagal meraih bintang,
dan aku juga gagal meraih bulan,
karena kubukan astronot atau kosmonot,
dan karena biaya ke sana sangat mahal.

Boro-boro ke sana,
tempat-tempat yg ada di bumi tak semua bisa didatangi.
____________________________
Tarutung, 08 Juni 2012
Oleh : B. Marada Hutagalung 

Kupu-kupu Vs Kumbang



Sang kupu-kupu bukanlah tandingan sang kumbang,
namun bukan bertanding dalam sebuah permainan bela diri,
hanya persaingan dalam mencapai kehidupan yang lebih baik

Kupu-kupu sangat disukai orang-orang,
hingga dibiarkan begitu saja hinggap di bunga,
kumbang tidak begitu disukai oleh manusia,
karena dianggap pembawa hamu,
Benar-benar tak disadari oleh manusia,
kupu-kupu dan  kumbang sama kodratnya.

Memang kumbang akan menjadi hama bila perkembangannya sangat pesat,
namun kumbang itu masih berguna bagi tumbuhan yang berbunga.
Akan tetapi kupu-kupu bisa menjadi hama juga bila populasinya melebihi bunga-bunga.
Ulatnya bisa menjadi membawa wabah penyakit
walau nanti menjadi serangga yang indah.

Tetapi, kumbang tetap dianggap kalah dan kupu-kupulah yang menang,
karena dianggap sang kumbang tak seindah sang kupu-kupu.
Kupu-kupu Versus Kumbang, anda pilih mana?
_______________________________________________
Tarutung, 08 Juni 2012
Oleh : B. Marada Hutagalung

Bolehkah Aku Rindu?

Bolehkah aku rindu?
Adalah sebuah kalimat yang terbersit di benakku,
yang selalu berdengung di telinga hatiku.

Bolehkah aku rindu?
Aku tidak tahu, tapi orang-orang bila boleh!
Tetapi salahkah merindukan orang yang tak kuketahui apakah merindukanku,
atau sama sekali tak merindukanku.

Bolehkah aku rindu?
Hanyalah sebuah pertanyaan yang membingungkan,
dan sulit untuk digambarkan.

Bolehkah aku rindu?
Yang bisa kulalukan haruslah tetap menjalankan asa,
melakukan tindakan yang berguna bagi semua orang.

Bolehkah aku rindu?
Pertanyaan yang selalu merasuk jiwa dan raga
dan selalu begitu, tetapi haruslah bersukacita.
__________________________________________________
Tarutung, 08 Juni 2012
Oleh : B. Marada Hutagalung

Sabarlah Wahai Kumbang

Harum semerbak sang bunga menggugah jiwa sang kumbang,
hanyalah sebuah harapan bagi sang kumbang bisa hinggapi di bunga,
karena sang kupu-kupu dan lebah telah ada di sana!

Buat apa memilih kumbang bila ada kupu-kupu atau lebah,
karena kumbang tak memiliki apa-apa,
namun kupu-kupu memiliki keindahan nan pesona,
namun lebah memiliki madu nan manis!

Sabarlah di kau wahai kumbang,
masih ada waktu yang akan datang,
dan masih ada keindahan yang akan datang!
Sabarlah wahai kumbang!
__________________________________________
Tarutung, 08 Juni 2012
Oleh B. Marada Hutagalung

04 Juni 2012

Pelangi Rasa

Berbagai warna telah kukecap,
kadang pahit, manis, asam, dan asin,
hingga ku tak tahu mana rasa apa yang tinggal di hidupku,
hingga ku tak tahu rasa apakah semuanya bila disatukan.
Itulah warna-warni kehidupan yang kulalui

Itulah hidup, semua rasa harus kita lalui
Itulah hidup, membuat kita menjadi dewasa
Itulah hidup, berbagai warna harus kita rasa

Aku, anda, kita semua harus berwarna,
mengecap rasa yang hinggap dalam hidup kita,
dan itulah hidup yang tidak bisa kita tebak

Rasa sukacita yang diharapkan tetapi digantikan rasa dukacita,
tanpa kuduga bahkan tanpa kuketahui kapan datangnya.
Hanya Tuhanlahlah yang tahu!

Pelangi rasa, pelangi kehidupan
Itu akan menjadi keindahan bagiku
bilaku bisa melaluinya...!

Pelangi rasa adalah pahit, manis, asam, dan asin kehidupan
Pelangi rasa adalah sukacita dan dukacita kehidupan
Pelangi rasa adalah pelangi kehidupan

Biarlah pelangi itu kunikmati warnanya
Biarlah pelangi itu kukecap rasanya
Biarlah pelangi itu datang dalam hidupku!
_______________________________
Tarutung, 04 Juni 2012
Oleh B. Marada Hutagalung

27 Mei 2012

Oh Merpati, Terbanglah


Oh Merpati,
terbanglah engkau setinggi langit.
Kelilingalah bumi sambil menembus berbagai macam awan!
Terbang dan terbanglah!
 _______________________
Tarutung, 27 Mei 2012
Oleh : B Marada Hutagalung

24 Mei 2012

Kebahagiaanmu

Kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku juga,
Kesedihanmu adalah kesedihanku juga.
Kebahagiaanku adalah kebahagiaanmu juga,
tapi Kesedihanku biarlah menjadi kebahagianmu.

Kau senang, aku juga
Kau susah, aku juga
Aku senang, kau juga
Tapi aku susah, biarlah kau senang.
____________________________
Tarutung, 15 Juni 2012
Oleh : B. Marada Hutagalung 

13 Mei 2012

Menjadi Terbaik

Bila kau terjatuh jangan frustasi
Bila gagal lagi jangan menyerah
Tetaplah berjuang menjadi terbaik

Semua indah pada waktunya
Semua ada waktunya
Janganlah berhenti
Berjuanglah menjadi terbaik

Bila kehilangan jangan menangis
Bila kau ditinggal jangan kecewa
Tetaplah semangat jalani hidupmu

Semua indah pada waktunya
Semua ada waktunya
Janganlah berhenti
Berjuanglah menjadi terbaik

Bila tak berhasil sukacitalah
Bila dikalahkan tetap bersyukur
Himpun kekuatan 'tuk jadi terbaik

Semua indah pada waktunya
Semua ada waktunya
Janganlah berhenti
Berjuanglah menjadi terbaik

Semua indah pada waktunya
Semua ada waktunya
Janganlah berhenti
Berjuanglah menjadi terbaik

Janganlah kau lupa kepada Tuhan
kar'na Dia s'lalu jadi Penolong
Tuhan akan ada untukmu...
menjadi terbaik...!
______________________
Tarutung, 13 Mei 2012 
Oleh : B. Marada Hutagalung

Catatan :
Puisi ini adalah sebuah lagu, klik http://maradagv.blogspot.com/2012/05/menjadi-terbaik-video-dan-mp3.html

02 Mei 2012

Hatiku Cuma Satu

Hatiku bukan untukmu,
karena bila kuberikan untukmu maka aku tak punya hati.
Tak bisa hati sapi atau hati ayam jadi gantinya, karena hatiku cuma satu.

Hatiku tak bisa dibagi dua karena hatiku cuma satu.
Jadi mohon maaf bila aku tak bisa memberikan hatiku untukmu,
karena hatiku cuma satu.
 
Tapi bila hatiku dua maka akan kuberikan satu untukmu,
itu pun bila kau tak punya hati.
Ingatlah, hatiku cuma satu!

______________________
Tarutung, 13 Mei 2012 
Oleh : B. Marada Hutagalung

Pengunjung

Flag Counter