(menangis, menangis dan menangis)
Menangis…
Pikiran, hati menangis
Sejak engkau berkata kau disatukan dengan
Namun, hari-hari ini kau, bukan aku
telah tak pernah aku mendengar kamu lagi
Informasimu tak terdengar, tak terlihat lagi
Apa aku salah…?
Engkau tentu tahu aku rindu
Tapi aku tidak tahu: Rindukah kamu?
Aku bingung, kau posisikan di mana hatiku?
Ah… sayang, lupakah kamu denganku?
Engkau tahu aku cinta, tapi: Masihkah kau cinta?
Jika ya, katakanlah! Agar jiwaku tenang di sini.
Jika tidak, juga katakanlah! Agar jiwaku tak menanti-
nanti.
‘Kan kucoba melupakanmu, sekalipun aku cinta…!
Sayang sekali, aku belum bisa melupakanmu…
Aku masih merindukanmu, aku cinta kamu…
Biarlah Tuhan yang menentukan pilihanku…
______________________________
Tarutung, April 25th 2006
By : B. Marada Hutagalung, S.Th
Rewritten: Tarutung, July 17th 2007
17 September 2009
Kerinduan Hati - 2
Similar Posts
Previous
Kerinduan Hati - 1
Kerinduan Hati - 1
About B. Marada Hutagalung
Seorang penulis lagu, arranger lagu, khususnya lagu rohani Kristen, serta penulis puisi.

Tidak ada komentar:
Write Isi Komentar Baru
Mohon komentarnya dengan tidak memuat komentar yang berunsur SARA, Pornografi dan hal-hal yang tidak sesusai dengan aturan/norma yang berlaku. Terima kasih dan salam sejahtera.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)